Aksi Vandalisme Marak, Bupati Kuningan Berang
Kuningan, Pelita
Di sepanjang Jalan Siliwangi, tepatnya dari bunderalan lampu merah Kel Cijoho Kec Kuningan sampai Stadion Mashud Wisnusaputra terdapat curat-coret hasil aksi vandalisme. Kondisi itu membuat situasi jalan yang sebelumnya begitu rapi menjadi terganggu dan tidak sedap di pandang mata.
Maraknya aksi vandalisme belakangan cukup tinggi, selain memberikan citra kurang bagus terhadap keindah kota, juga ada kesan semrawut dan tidak terurus. Hal itu membuat Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda berang. Aksi vandalisme dianggap tidak menghargai jerih payahnya selama lima tahun membangun Kab Kuningan. Terlebih penataan lampu hias yang disengaja dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.
Saya minta, pihak aparat keamanan untuk menindak pelaku vandalisme yang telah merusak keindahan di sepanjang jalan. Selain itu perusakan terhadap lampu hias di sepanjang wilayah jalan lingkar Cijoho-Pramuka-Cirendang. Meski pun jalur itu belum optimal pengoperasiannya namun penataannya sudah cukup baik. Tapi kenapa dirusak? kata Bupati, Rabu (8/4).
Sikap kurang bagus dari sejumlah warga itu, kata Bupati, dengan melakukan tindakan vandalisme dan perusakan lampu hias. Sama artinya tidak mengindahkan hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan selama lima tahun lalu. Pembangunan itu dilaksanakan dengan jerih payah. Seharusnya mereka mampu menjaga dan merawat.
Justru yang terjadi sebaliknya. Jika terus dibiarkan maka akan terjadi perusakan lebih parah. Maka saya meminta jajaran aparat keamanan untuk menindak pelaku vandalisme dan perusakan fasilitas umum. Itu sudah tindakan kriminal yang suatu saat akan menjadi tindakan lebih besar. Guna mencegah ke arah sana, perlu diberikan pandangan sejak dini, ucapnya.
Saya tidak main-main. Betapa besar biaya yang kita keluarkan untuk menata Kuningan agar terlihat apik sebagai kota tujuan wisata tetapi kenyataannya malah ada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengotorinya. Bagaimana orang luar akan datang ke Kuningan apabila kondisi kotanya semrawut dan tidak nyaman.
Kabupaten Kuningan, kata Bupati, ke depannya akan mengandalkan sektor pariwisata sebagai andalan untuk memeroleh pendapatan asli daerah (PAD). Sebab sektor itu sangat menjanjikan. Namun demikian, bukan berarti yang hanya memiliki keingingan itu bupatinya saja. Tapi harus mendapatkan dukungan dari seuruh komponen masyarakat supaya berhasil.
Selain meminta aparat keamanan, saya pun berharap warga dapat turut membantu dengan mencegah aksi vandalisme melakukan aksinya. Warga yang melihat langsung saja melaporkan ke aparat keamanan atau jika mampu melakukan upaya persuasif. Supaya mereka menyadari tindakannya salah karena dapat merugikan daerahnya sendiri, katanya. (ck-70)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar