Jumat, 19 Mei 2023

TUGAS 1 Reportase dan Penulisan Naskah
Nama  : Ade Kurniawan
NIM : 210501010118


ANALISA OBJEK
Dodo adalah seorang penjual ketoprak di daerah BSD Tangerang. Analisis objek yang dapat diambil sebagai berikut:
a.    Berdasarkan gender: Bapak Dodo merupakan seorang laki-laki penjual ketoprak. Terlihat Ia adalah tipikal orang yang tekun terhadapa pekerjannya untuk menghidupi keluarganya.
b.    Berdasarkan usia: Usia Bapak Dodo yaitu 36 tahun, dimana usia produktif untuk laki-laki untuk bekerja
c.    Generasi: Termasuk generasi Y
d.    Berdasarkan budaya: Bapak Dodo berasal dari suku Jawa
e.    Genre cerita: News
f.    Target penonton: 15-55 tahun
g.    Status sosial penonton: Semua kalangan

Cerita Non-Fiksi

 

(Gambar: Full shot)
PENJUAL KETOPRAK DENGAN RESEP TURUN TEMURUN
Selamat pagi pemirsa,
Seputar Info kembali hadir di sela-sela aktivitas Anda, bersama saya, Ade Kurniawan, yang akan memberikan berita-berita terbaru dan teraktual. Kali ini saya akan membahas sebuah kuliner yang sudah tidak asing lagi yaitu Ketoprak. Siapa yang tidak tahu dengan ketoprak?, makanan ini merupakan salah satu makanan khas dari Betawi dimana juga banyak digemari oleh semua kalangan.
Penyajiannya dengan menggunakan ketupat dan siraman bumbu kacang nan lezat, ditambah dengan tauge dan kerupuk yang menambah cita rasa selera dari ketoprak ini sebenarnya sayang jika dilewatkan begitu saja.

Saya saat ini bertemu dengan salah satu penjual ketoprak di daerah BSD Tangerang yaitu bapak Dodo. Sehari-hari Ia berjualan ketoprak menggunakan gerobak motor yang Ia kendarai dari rumahnya. Setiap harinya Bapak Dodo berjualan dari pukul 06.00 pagi hingga 14.00 siang. Ketoprak yang dijual Bapak Dodo merupakan salah satu ketoprak yang ramai pembeli, terkadang saat jam makan siang ketopraknya sudah habis di beli oleh karyawan dan warga sekitar.
Demikian informasi yang saya sampaikan, saya Ade Kurniawan dan segenap kru yang bertugas undur diri. Terima kasih.
Selamat pagi dan sampai jumpa kembali.


Cerita Fiksi


(Gambar: Middle shot)

VIRAL!, NETIZEN SALFOK DENGAN TULISAN DI KAOS TUKANG KETOPRAK INI


Selamat siang pemirsa, berjumpa lagi dengan saya, Ade Kurniawan, dalam acara Seputar Berita edisi Senin, 15 Mei 2023, untuk mengambarkan berita-berita yang teraktual dan tepercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Berita siang ini. 

Berita yang kami hadirkan saat ini datang dari seorang tukang Ketoprak yang viral dikarenakan baju yang ia kenakan. Kita simak liputan selengkapnya.

Siapa yang tidak tahu makanan ini?, iya ini adalah ketoprak. Makanan khas Betawi yang sangat digemari oleh seluruh kalangan. Makanan khas Betawi ini banyak kita bisa temukan di seluruh area sekitar Jabodetabek. Tetapi ada seorang penjual ketoprak yang menjadi viral dari salah satu pengguna akun Tiktok di daerah BSD Tangerang. Yang menjadikan Ia viral adalah si penjual ketoprak ini selalu mengenakan kaos yang bertuliskan “ Sabar Ketoprak Bukan Mekdi, di Ulek Dulu Bukan Makanan Siap Saji”.


Menurut keterangan Bapak Dodo selaku pejual ketoprak, Ia mengenakan kata-kata tersebut di kaosnya agar para pelanggan bersabar dan antre sehingga dapat dilayani sesuai dengan pesanannya. 

Selain itu dari keterangan beberapa warga, Ketoprak Bapak Dodo ini memang paling enak didaerah tersebut dan juga Ia memiliki sifat yang humoris. Sehingga banyak pelanggan yang tertarik untuk membeli ketoprak di tempatnya.


Demikian informasi yang saya sampaikan, saya Ade Kurniawan dan segenap kru yang bertugas undur diri. Terima kasih.

Selamat siang dan sampai jumpa kembali.

News

(Gambar: Closeup)

TERTANGKAP! PENCURI PONSEL TUKANG KETOPRAK DI TANGERANG


Selamat siang pemirsa, berjumpa lagi dengan saya, Ade Kurniawan, dalam acara Berita Investigasi edisi Senin, 15 Mei 2023, untuk mengambarkan berita-berita yang teraktual dan tepercaya, yang kami rangkum dalam Berita Investigasi siang ini. 


Langsung saja berita pertama kita awali dari daerah Tangerang. Seorang pencuri tertangkap saat sedang melancarkan aksinya terhadap korban yang sedang berjualan ketoprak. Kronologi kejadian pencurian tersebut yaitu pencuri melancarkan aksinya mengambil ponsel di atas gerobak Pak Dodo (36 tahun) penjual ketoprak, dimana korban baru kembali dari seberang jalan untuk mengantarkan pesanan dan pencuri tepergok saat sedang mengambil ponsel korban. Pencuri berjumlah dua orang, dimana salah satu pelaku turun dari motor untuk mengambil ponsel korban. Setelah itu warga sekitar dan korban mencoba untuk menangkap pencuri tersebut dan salah satunya berhasil tertangkap dan sudah di amankan pihak berwajib. Satu korban berhasil lolos dengan menggunakan sepeda motor. Pak Dodo selaku korban akhirnya sudah mendapatkan ponselnya kembali setelah pencuri di proses oleh warga dan pihak yang berwajib.


Sekian Berita Investigasi kali ini, saya Ade Kurniawan dan kru yang bertugas pamit undur diri. Terima kasih.

Selamat siang dan sampai jumpa kembali.




Sabtu, 18 Februari 2023

DENGAN MENAMPILKAN 108 KARYA PERUPA, PAMERAN “MANIFESTO VIII: TRANSPOSISI” KEMBALI HADIR

DENGAN MENAMPILKAN 108 KARYA PERUPA, PAMERAN “MANIFESTO VIII: TRANSPOSISI” KEMBALI HADIR
 
 
 
Halo, selamat malam pemirsa,

Kembali bersama Saya Ade Kurniawan akan menemani anda selama lima menit ke depan dalam Depok News. Galeri Nasiona Indonesia di Jakarta kembali menghadirkan Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia MAANIFESTO. Dengan menampilkan 1008 karya dari perupa Indonesia yaitu perorangan maupun kelompok. Setiap perupa menyuguhkan karya yang dipilih berdasarkan hasil seleksi kurasi dari 613 calon peserta yang mengajukan melalui undangan terbuka (open call). Karya-karya tersebut berupa lukisan, grafis, drawing, mural, patung, instalasi, found object, kolase, kriya tekstil, fotografi, seni digital, video art, animasi, video mapping, dan virtual reality.
 
Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia MANIFESTO VIII “TRANSPOSISI” dikuratori oleh Rizki A. Zaelani, Suwarno Wisetrotomo, Citra Smara Dewi, dan Teguh Margono. Kurator Rizki mengatakan, karya-karya yang dipamerkan menunjukkan jenis dan karakter medium ekspresi yang beraneka. Bentuk dan ukuran karya-karyanya bervariasi: ukuran maksimal dengan sifatnya yang ekspansif atau instalatif, atau ukuran minimal yang justru memilih karakter ekspresi yang lebih intim.
 
Terdapat dua hal penting dari Pameran MANIVESTO VIII ini. Pertama, perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia kini telah mengembangkan model apresiasi publik terhadap ekspresi karya-karya seni rupa yang dipresentasikan di ruang-ruang publik (termasuk gedung STOVIA yang kini dijadikan museum kesejarahan). Kedua, gagasan penciptaan karya-karya seni rupa kontemporer Indonesia pun, pada umumnya, tetap menjadi khas dan signifikan karena selalu menghubungkan dinamika kemajuan masyarakat kontemporer kini dengan landasan pembelaan sikap-sikap kebangsaan.
 
 


“TRANSPOSISI” sebagai tema kerja kurasi maupun judul pameran kali ini lebih dari sekadar undangan bagi para seniman untuk menentukan posisi dan peran kerja penciptaan seni mereka yang baru (atau sekadar “reposisi”). Tema “TRANSPOSISI” menganggap penting upaya pengetahuan dan kesadaran para seniman untuk terus memeriksa kamus gagasan serta tindakan penciptaan seni yang sebelumnya telah dikerjakan masing-masing seniman untuk menciptakan lokasi peran seni yang terbarukan.
 
Menurut Kurator Suwarno, “MANIFESTO VIII: TRANSPOSISI” memiliki tiga arti penting. Pertama, penting bagi jagad wacana dan praktik seni rupa di Indonesia karena menghadirkan seniman dan karya seni melalui proses kurasi yang tajam di bawah bingkai keindonesiaan, kebangsaan, serta keseharian. Kedua, penting bagi seniman berada dalam tantangan untuk mengelaborasi ide-ide kurasi yang terus bergerak seiring dengan isu-isu aktual dan kontekstual dalam karya seni visual. Ketiga, publik seni maupun masyarakat luas dapat menyaksikan sekaligus mengonfirmasi perkembangan wacana dan praktik seni mutakhir.
 
Sementara Kurator Citra mengatakan, berbagai dinamika, perubahan, peralihan, hingga ‘turbulensi’ dalam proses berkesenian para perupa menjadi pertaruhan pada pameran MANIFESTO VIII kali ini. “Sinergitas antara seni, sains, dan teknologi yang saling berkelindan dengan mengusung tema-tema masa lalu, masa kini, dan masa mendatang membawa imajinasi, persepsi, dan interpretasi publik tentang konsep kebangsaan melalui karya seni rupa kontemporer,” tutur Citra.
 
Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, berharap melalui Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia “MANIFESTO VIII: TRANSPOSISI”, diharapkan para perupa memiliki kepekaan yang tajam untuk membuat seni rupa memiliki posisi dan peran krusial yang mampu berkontribusi positif dalam kehidupan masyarakat dan mendorong kemajuan zaman.



Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia MANIFESTO VIII: TRANSPOSISI berlangsung pada 27 Juli hingga 26 Agustus 2022. Pameran ini digelar di dua tempat, yakni di Gedung A Galeri Nasional Indonesia dan di Museum Kebangkitan Nasional. Di Galeri Nasional, pameran dibuka setiap hari (kecuali hari libur nasional), pukul 10.00-19.00 WIB. Pengunjung dapat melakukan registrasi di laman https://gni.kemdikbud.go.id/kunjungi-kami. Di Museum Kebangkitan Nasional, pameran dibuka setiap hari (kecuali hari libur nasional), pukul 08.00-16.00 WIB. Registrasi pengunjung dapat dilakukan melalui laman https://muskitnas.net/. Selain digelar secara luring, publik juga akan bisa mengakses 360 pameran ini di laman https://gni.kemdikbud.go.id/ .
 
Penyelenggaraan MANIFESTO tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, khususnya terkait dengan lokasi pameran yang kali ini bertempat di Galeri Nasional Indonesia (GNI) dan gedung bersejarah STOVIA (kini disebut Museum Kebangkitan Nasional), Jakarta. Relasi kedua lokasi itu menyegarkan kembali gagasan awal penyelenggaraan Pameran MANIFESTO kali pertama (2008) sebagai peringatan momen satu abad gerakan Kebangkitan Nasional Indonesia (sejak 1908). Tujuan dari MANIFESTO sendiri adalah untuk memetakan perkembangan seni rupa di Indonesia, yang kemudian diwujudkan sebagai manifesto atau pernyataan sikap dalam ekspresi seni rupa.

 
Itulah berita saya untuk saat ini. Ikuti pembaruan selanjutnya di Depok News satu jam kedepan. Saya Ade Kurniawan, sampai jumpa.

 

TUGAS MENULIS BERITA 4

Cyber Journalism

Nama : Ade Kurniawan

NIM : 210501010118